Investasi, Penting Gak Sih?





Hallo Sobat Investor 

Mulai postingan ini dan kedepannya saya akan menyapa para pembaca blog ini dengan sebutan Sobat Investor, biar kelihatan keren 😁 ya walaupun teman-teman belum menjadi investor tapi setidaknya sudah menjadi calon investor.  Setelah kemarin di postingan perdana kita sudah berkenalan, kalau yang belum baca boleh dibuka linknya
https://kenalisaham.blogspot.com/2019/12/selembar-dua-lembar-saham.html . Alhamdulillah karena masih semangat-semangatnya menulis, saya bisa memposting tulisan investasi yang pertama  hanya selang sehari setelah blog ini "diresmikan" hehe.

Nah, sebelum membahas tentang investasi, pernah gak sebelumnya teman-teman mendengar kata investasi? Saya yakin sebagian besar pasti pernah atau bahkan sering mendengar kata-kata investasi dalam kehidupan sehari-hari. Atau jangan-jangan anda sudah memulai investasi itu sendiri?. Oke jika belum jangan khawatir, stay tune terus membaca blog ini hehe.

Pengertian investasi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah  penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

Dari pengertian di atas bisa dipahami bahwa berinvestasi itu berarti kita menanamkan sejumlah modal, dalam hal ini sejumlah uang, untuk dibelikan asset yang produktif dengan harapan asset tersebut akan memberi keuntungan dimasa yang akan datang. Dengan kata lain investasi bisa dikatakan sebagai sarana untuk menumbuhkan modal atau asset.

Sebagai contoh katakanlah sobat investor memiliki uang senilai 100 juta rupiah, maka akan diapakan uang sebanyak itu?  Mungkin sebagian akan digunakan untuk keperluan sehari-hari, membeli gadget keluaran terbaru, hangout dengan teman-teman, sebagian lagi mungkin di simpan di bank baik itu dalam bentuk tabungan ataupun deposito. Uang tersebut sah-sah saja anda gunakan untuk kepentingan tersebut, toh itu uang anda. Tapi ketika uang tersebut dibelanjakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, maka apakah uang tersebut bisa menghasilkan keuntungan untuk kita di masa yang akan datang? Katakanlah uang tersebut di disetorkan ke bank dalam bentuk tabungan maupun deposito dengan kisaran bunga pertahun 1-3% untuk tabungan dan 5-6% untuk deposito (belum termasuk pajak), memang kita akan rutin menerima bunga dari pihak bank, tapi apakah bunga tersebut mampu menutupi laju inflasi yang terus naik setiap tahunnya yang menurut Badan Pusat Statistik rata-rata  inflasi di Indonesia untuk periode 2009-2018 sebesar 5,94% ?   


 Source : bolasalju

Sederhananya inflasi itu adalah kenaikan harga-harga barang yang terjadi secara terus-menerus. Contohnya harga seporsi ketoprak setahun yang lalu masih bisa kita dapatkan dengan uang Rp. 10.000, bagaimana dengan sekarang? di tahun 2019 atau selang setahun untuk mendapatkan seporsi ketoprak kita harus mengeluarkan uang senilai Rp. 12.000 yang artinya terjadi kenaikan harga ketoprak sebesar 20%.  Mengapa saya memberi contohnya ketoprak? karena itu adalah makanan favorit saya 😆😆.

Kembali ke laptoop, eh maksudnya pembahasan. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa mengalahkan laju inflasi?? salah satu cara yang bisa kita tempuh adalah dengan berinvestasi di instrumen yang memiliki imbal hasil diatas deposito dan inflasi. Jadi investasi bisa memproteksi nilai uang kita dari monster bernama inflasi.

Nah, kembali ke contoh di atas, setelah sobat investor mengenal inflasi apakah uang sebanyak 25 juta tersebut tetap akan dibelikan barang-barang yang sifatnya konsumtif? Jika uang tersebut dijadikan modal untuk usaha atau di investasikan ke instrumen pasar modal, maka besar kemungkinan dalam jangka panjang imbal hasil yang didapatkan bisa mengalahkan laju inflasi. Katakanlah uang 25 juta tersebut anda jadikan modal usaha membuka warung bakso, dalam perkembangannya warung bakso anda ini terus memberikan keuntungan , sehingga dari keuntungan tersebut anda bisa membuka cabang warung bakso lainnya sampai pada suatu saat tanpa anda bekerja pun anda akan mendapatkan passive income dari usaha yang anda jalankan tersebut. Enak bukan??.  Kurang lebih begitulah prinsip dasar pentingnya kita harus berinvestasi.

Oke biar sobat investor lebih paham dan gak bikin mata ngantuk, penulis sertain juga nih video dari opini.id kenapa kita harus investasi, silahkan di klik buat nonton videonya ya : 



Kenapa contoh inflasi nya di video sama-sama ketoprak ya? Ah mungkin itu kebetulan saja si pembuat video makanan kesukaannya sama dengan penulis, atau jangan-jangan waktu buat video tersebut sambil makan ketoprak? 😎 ^_^

Kesimpulannya investasi itu perlu kita lakukan, agar kita bisa menumbuhkan asset/modal yang kita miliki dan tentunya bisa melawan laju inflasi. Dengan berinvestasi maka kita setidaknya sudah mempersiapkan perencanaan masa depan yang lebih baik.

Okay sampai disini, kira-kira menurut sobat investor investasi itu penting gak sih?. Boleh jawab di kolom komentar berikut alasannya.

Sekian dulu tulisan dari saya, mohon maaf bila pembahasannya kurang dipahami dan ada kata-kata yang kurang pas. Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan ini. Semoga bisa memberikan sedikit manfaat untuk para pembacanya.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya  ^_^




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PER & PBV : 2 Metode Sederhana Dalam Valuasi Saham (Part 2)

Earnings Yield : Cara Sederhana Mengetahui Imbal Hasil Dari Suatu Saham

Rasio-Rasio Dasar Dalam Analisa Laporan Keuangan (Part 1)