Bagaimana Cara Memulai Berinvestasi Saham?



Hallo Sobat Investor Apa Kabar??

Masih semangat untuk belajar investasi sahamnya? Di tulisan sebelumnya kita sudah mempelajari keuntungan dan kerugian/risiko serta manfaat berinvestasi saham, yang pasti lebih banyak keuntungan dan manfaatnya jika kita berinvestasi saham. Jika sobat investor belum sempat membaca ulasannya, bisa baca di sini

Memang benar, investasi saham itu memiliki risiko kerugian yang bisa saja menghilangkan seluruh aset/modal yang kita tanamkan jika kita tidak berinvestasi dengan cara yang benar. Namun hey percayalah, penulis punya anggapan "investasi saham itu memang bisa membuat kita mengalami kerugian, tapi akan lebih rugi lagi jika kita tidak pernah mencoba investasi saham itu sendiri". Apakah teman-teman semua setuju dengan statement yang di ucapkan oleh penulis? Apakah sobat investor masih berminat untuk memulai berinvestasi saham? Jika jawabannya setuju dan iya, silahkan lanjut membaca tulisan ini.

Oke, setelah kita paham akan potensi keuntungan dan risiko kerugian yang mungkin kita hadapi dalam berinvestasi saham, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara memulai berinvestasi saham? Apa saja yang harus saya persiapkan?. Sebagian besar calon investor merasa kebingungan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan agar bisa memulai berinvestasi saham. penulis yakin sebenarnya banyak masyarakat diluar sana yang berkeinginan menjadi seorang investor saham. Namun karena keterbatasan informasi pada akhirnya banyak juga yang kemudian mengurungkan niatnya.  Baik disini kita coba jawab satu-persatu. Untuk memulai berinvestasi saham, hal yang paling utama adalah niat  hehe ^_^. Segala sesuatu memang harus diawali dengan niat yang baik. Kemudian faktor mental dan psikologis juga perlu dipersiapkan, dan tentu sejumlah modal/uang pastinya untuk bertransaksi saham nantinya. Langkah pertama yang harus kita lakukan agar kita bisa melakukan transaksi jual-beli saham adalah dengan membuka rekening (open account) di salah satu perusahaan sekuritas. Sama dengan bila kita ingin mempunyai tabungan di bank, maka kita pun harus membuka rekening di bank tersebut bukan? Lalu apa itu perusahaan sekuritas?. Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang memiliki lisensi dari otoritas keuangan yang bertindak sebagai perantara antara investor dengan bursa efek itu sendiri dalam transaksi  jual-beli efek baik itu saham, obligasi, sukuk, surat utang negara (SUN) maupun reksadana dan derivatif lainnya. Jadi, jika kita akan membeli suatu saham perusahaan terbuka, kita tidak bisa datang membeli langsung saham tersebut di Bursa Efek Indonesia (BEI), melainkan kita harus melalui perusahaan sekuritas tersebut agar kita bisa transaksi untuk membeli saham tersebut. Jika di ibaratkan Bursa Efek Itu seperti sebuah pasar, katakanlah Pasar Senen. Nah perusahaan sekuritas ini adalah para pedagang yang membuka lapak di pasar tersebut, jadi bisa dikatakan Bursa itu menyediakan sarana/fasilitas sedangkan perusahaan sekuritas adalah pedagang yang nantinya akan melayani para pembeli dalam hal ini para investor dalam transaksi jual-beli saham. Perusahaan sekuritas biasanya mempunyai ciri dari nama yang digunakannya. Biasanya dibelakang nama perusahaannya ada embel-embel "sekuritas, securities atau capital" walaupun gak selalu gitu juga sih.

Perusahaan sekuritas ini umumnya memiliki tiga lini bisnis utama yang biasanya dijalankan, yaitu sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE)  yang menjalankan divisi brokerage yaitu sebagai perantara dalam membantu transaksi yang dilakukan oleh investor baik itu jual-beli saham maupun obligasi, namun mayoritas sebagian besar divisi ini melayani transaksi jual-beli saham. Kemudian lini bisnis perusahaan sekuritas selanjutnya adalah sebagai Penjamin Emisi Efek (PPE). Divisi ini menjalankan tugas dalam membantu/mempersiapkan perusahaan yang ingin melakukan go public/ initial public offering  (IPO) atau melakukan penawaran perdana saham perusahaan kepada masyarakat. Kemudian lini bisnis yang terakhir adalah bertindak sebagai Manajer Investasi (MI) yang khusus dalam mengelola unit reksadana. Biasanya perusahaan manajer investasi ini terpisah dari perusahaan sekuritas induk atau dengan kata lain menjadi anak usaha. Untuk perusahaan manajer investasi sendiri biasanya dibelakang nama perusahaanya terdapat embel-embel "Asset Management".

Kemudian setelah kita memutuskan untuk mendaftar pada salah satu perusahaan sekuritas, maka biasanya kita akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran pembukaan akun rekening saham yang disediakan oleh perusahaan sekuritas tersebut dan biasanya perusahaan sekuritas akan meminta beberapa dokumen untuk melengkapi formulir pembukaan account saham tersebut. Dokumen-dokumen yang harus kita persiapkan umumnya adalah KTP yang masih berlaku, NPWP, dan No. Rekening Bank yang dibuat atas nama kita. Cukup mudah kan persyaratan dokumennya? Nah yang harus menjadi perhatian kita sebelum memutuskan untuk membuka akun rekening saham di perusahaan sekuritas, kita tentunya harus membuka akun di perusahaan sekuritas yang mempunyai reputasi/track record yang baik. Pertanyaannya, lalu bagaimana cara kita mengetahui reputasi dari suatu perusahaan sekuritas dan memilih perusahaan sekuritas yang mempunyai reputasi baik? Nantikan jawabannya di postingan selanjutnya ^_^.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PER & PBV : 2 Metode Sederhana Dalam Valuasi Saham (Part 2)

Rasio-Rasio Dasar Dalam Analisa Laporan Keuangan (Part 1)

Earnings Yield : Cara Sederhana Mengetahui Imbal Hasil Dari Suatu Saham